Fungsi dan Jenis – Jenis Partisi Harddisk

Partisi dalam bahasa inggris yaitu partition yang memiliki arti sekat, dinding pemisah atau pembagian. Sedangkan menurut istilah partisi adalah suatu objek yang dibagi menjadi beberapa bagian dengan maksud dan tujuan tertentu.

Dalam dunia komputer kita juga mengenal istilah partisi harddisk, suatu proses pembagian harddisk menjadi beberapa bagian untuk memudahkan pengelompokkan data agar lebih efektif.

Harddisk memegang peranan penting dalam komponen komputer, fungsinya sebagai tempat menyimpan data. Tanpa adanya harddisk kita tidak bisa menyimpan data file sistem operasi, dengan begitu komputer tidak bisa digunakan.

Pembagian harddisk menjadi beberapa bagian (partisi) penting dilakukan, selain memudahkan kita dalam pencarian file, partisi harddisk juga membuat kinerja komputer lebih cepat dan optimal karena data dikelompokkan menurut jenis dan tugasnya masing-masing.

fungsi dan jenis partisi harddisk

Jenis Partisi harddisk

  1. Primary Partition

Merupakan partisi utama tempat menyimpan file sistem operasi dan data-data aplikasi yang terinstal. Partisi ini yang akan diakses pertama kali saat booting komputer.

Dalam satu harddisk kita hanya bisa membuat 4 primary partition atau 3 Primary Partition dan 1 extended partition.

  1. Extended Partition

Sama halnya seperti partisi utama, akan tetapi partisi extended tidak mengolah data secara langsung. Partisi ini bisa dibuat jika sudah ada minimal satu primary partition.

Kita hanya bisa membuat maksimal hanya satu saja partisi extended, partisi ini akan menempati sisa ruang kosong pada bagian tertentu harddisk

  1. Logical Partition

Jenis partisi ini digunakan untuk menyimpan berbagai macam data, partisi inilah yang biasa digunakan pengguna untuk menyimpan file. Seperti foto, video, dokumen, dan lain sebagainya.

Fungsi Partisi Harddisk

  1. Mempercepat kinerja komputer

Dengan membuat partisi harddisk sesuai dengan fungsi dan tugasnya, proses index file akan lebih mudah. Dengan begitu proses pembacaan data juga menjadi lebih ringan, kinerja komputer menjadi lebih cepat dan optimal.

  1. Data menjadi lebih aman

Saat terjadi masalah pada sistem operasi dan mengharuskan install ulang, maka semua data akan ikut terhapus. Itulah yang terjadi jika kita hanya menyimpan semua data dalam satu partisi.

Berbeda jika kita membuat 2 partisi, satu untuk sistem operasi dan satu lagi untuk menyimpan data, saat melakukan install ulang OS data yang kita simpan di partisi kedua tidak akan ikut terhapus.

  1. Dual boot Sistem Operasi

Saat ingin menginstall dua atau lebih sistem operasi dalam satu komputer, kita wajib untuk membuat partisi baru yang terpisah dengan partisi utama. Akan terjadi error jika menyimpannya dalam satu partisi yang sama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here