Pahami Jenis-jenis printer dan fungsinya sebelum membeli

Jenis jenis printer – Printer merupakan sebuah perangkat keras (Hardware) yang fungsinya untuk mencetak suatu dokumen baik itu berupa teks atau gambar ke media kertas atau sejenisnya.

Biasanya printer terhubung ke perangkat komputer melalui port USB, komputerlah yang nantinya akan mengendalikan perintah untuk mencetak suatu dokumen.

Berdasarkan fungsinya ada 10 macam printer yang perlu kamu tahu, nah sebelum kamu memutuskan untuk membeli printer ada baiknya kamu membaca jenis-jenis printer berikut ini.

Jenis-jenis printer

  1. Printer InkJet

jenis-jenis printer

Jenis printer ini yang paling banyak ditemui saat ini, printer InkJet merupakan printer dengan basis tinta yang dimasukan pada dua buah Cartridge. Setiap Cartridge berisi tinta cair berwarna hitam dan campuran yang akan dialirkan oleh plat magnet.

Jenis printer ini menyemprotkan tinta ke atas kertas untuk membentuk pola dokumen atau gambar sesuai perintah pada komputer.

Printer InkJet biasa disebut juga printer DeskJet, keduanya memiliki cara kerja yang sama meski ada perbedaan cara perawatannya. Pada printer merk HP menamakan printer tinta mereka dengan deskjet, itulah mengapa keduanya sama saja.

Biasanya printer ini digunakan di sekolah dan juga tempat-tempat yang menyediakan layanan print dokumen seperti warnet dan fotocopy.

Kelebihan printer InkJet:

  • Proses cetak lebih cepat
  • Kulitas cetak cukup baik
  • Cartridge cepat rusak jika sering digunakan
  • Tidak berisik saat mencetak

Kekurangan printer InkJet:

  • Harga lebih mahal
  • Harga tinta aslinya relatif mahal
  • Sering mengalami masalah tinta macet pada bagian cartridge
  • Tidak bisa mencetak dokumen lebih dari satu rangkap
  1. Printer Laser Jet

jenis-jenis printer

Sesuai dengan namanya jenis printer ini menggunakan laser sebagai media utama saat proses mencetak, laser tersebut disinarkan pada sejenis drum untuk membuat pola gambar yang akan dicetak.

Drum akan berputar melewati toner (sejenis tinta bubuk) dan diambil oleh bagian yang berlistrik, selanjutnya toner dipindahkan ke media cetak untuk membentuk pola gambar yang akan dicetak dengan bantuan tekanan dan panas.

Biasanya printer laser jet ini digunakan di perkantoran, usaha percetakan dan fotocopy yang biasa mencetak dalam jumlah banyak.

Kelebihan printer laser jet:

  • Proses cetak sangat cepat
  • Cartridge tahan lama atau tidak cepat rusak
  • Hasil cetak sangat baik dan tajam
  • Tidak berisik saat mencetak

Kekurangan printer laser jet:

  • Harga yang masih mahal
  • Cepat panas
  1. Printer Dot Matrix

jenis-jenis printer

Printer dot matrix merupakan jenis printer yang menggunakan elemen jarum-jarum dalam membentuk sebuah pola karakter, jarum tersebut akan menekan pita yang berada di atas kertas sehingga dapat mencetak sesuai pola tersebut.

Jenis printer ini tidak menggunakan tinta cair, melainkan tinta yang berbentuk seperti pita.  Hasik cetakannya printer dot metrix terlihat kasar, karena berupa titik-titik kecil yang saling merangkai menjadi sebuah karakter.

Biasanya printer dot metrix ini digunakan untuk mencetak dokumen lebih dari satu rangkap, seperti misalnya kwitansi, stopmap, amplop, surat jalan, dan lain sebagainya.

Kelebihan printer Dot Matrix:

  • Dapat mencetak kertas rangkap sekaligus
  • Bisa mencetak ukuran kertas yang lebar
  • Biaya pita printer relatif murah

Kekurangan printer Dot Matrix

  • Proses mencetak lambat
  • Hasil cetakan terlihat kasar
  • Suara saat mencetak lebih berisik
  • Hanya memiliki satu warna saja, biasanya hitam atau merah
  1. Printer Thermal

jenis-jenis printer

Printer thermal sering dijumpai pada meja kasir di toko swalayan ataupun supermarket, biasanya digunakan untuk mencetak struk penjualan.

Nama lain jenis printer ini adalah POS printer yaitu singkatan dari Point Of Sales Printer, printer thermal mengunakan pin pada print head yang mengeluarkan panas untuk mencairkan lilin perekat pada kertas khusus thermal.

Cara kerjanya hampir mirip dengan printer dot metrix, bedanya printer ini menggunakan panas pada pinnya.

Kelebihan printer thermal:

  • Ukurannya lebih kecil
  • Sangat cepat saat mecetak
  • Tidak berisik

Kekurangan printer thermal:

  • Harga relatif mahal
  • Harus menggunakan kertas khusus thermal
  • Tidak bisa mencetak kertas ukuran besar
  1. Printer Plotter

jenis-jenis printer

Printer ini dirancang secara khusus untuk mencetak gambar atau grafis dengan ukuran relatif besar, biasanya digunakan pada usaha percetakan banner, poster atau cetak grafis pada bidang yang luas.

Printer plotter terbagi menjadi beberapa macam, yaitu plotter pena, plotter elektrostatis, plotter thermal, plotter pemotong dan plotter format lebar.

Kelebihan Printer plotter:

  • Mampu mencetak ukuran kertas yang lebar
  • Hasil cetakan sangat baik
  • Tidak berisik

Kekurangan printer plotter:

  • Harganya mahal
  • Ukuran printer relatif besar sehingga butuh tempat yang luas
  • Tinta cepat habis
  1. Printer label

jenis-jenis printer dan fungsinya

Sesuai namanya fungsi printer ini untuk memudahkan cetak label dalam jumlah yang banyak, printer label biasa digunakan pada supermarket untuk mencetak barcode.

Beberapa tipe printer label juga bisa mencetak label dalam berbagai bentuk.

  1. Printer LED/LCD

jenis-jenis printer dan fungsinya

Cara kerja printer LED/LCD menyerupai printer laser jet, hanya saja tidak menggunakan laser. Melainkan menggunakan Light-emitting diode untuk membuat pola cetakan di atas drum.

Kelebihan jenis printer LED/LCD terletak pada kualitas cetakan yang sangat tinggi baik itu berupa teks maupun gambar.

  1. Printer Solid Ink

jenis-jenis printer dan fungsinya

Printer solid ink menggunakan sejenis tinta yang dibuat seperti lilin, jenis printer ini akan melelehkan tinta yang berupa lilin tersebut kemudian ditampung dalam sebuah wadah.

Selanjutnya tinta yang masih panas dipindahkan pada sejenis drum yang akan mendinginkan tinta barulah mencetaknya pada bidang kertas.

Komponen pada printer solid ink lebih sedikit jika dibandingkan jenis printer lainnya, selain itu suhu dan kelembapan kertas sangat mempengaruhi kinerja printer.

  1. Printer DTG

jenis-jenis printer dan fungsinya

Printer DTG adalah singkatan dari Direct To Garment, merupakan salah satu bentuk modifikasi atau pengembangan dari printer pada umumnya.

Biasanya peminat printer DTG adalah orang-orang yang memiliki usaha dibidang kaos sablon, fungsinya untuk mempermudah proses sablon yang awalnya secara manual menjadi digital.

Printer DTG mampu mencetak gambar pada media kain katun, kain handuk, kain satin dan kain TC secara langsung tanpa perantara, tinta yang digunakan adalah jenis tinta textil.

Kelebihan pinter DTG:

  • Mencetak Full Color
  • Hasil cetak yang baik dan merata
  • Tinta meresap ke bahan kain dan halus

Kelemahan printer DTG:

  • Perawatan printer sulit
  • Harga tinta lebih mahal dari tinta sablon
  1. Printer Bubble Jet

jenis-jenis printer dan fungsinya

Jenis printer ini memiliki hasil cetakan yang menyerupai hasil cetakan film, dengan kata lain kualitas cetakan printer bubble jet sangatlah baik.

Printer bubble sudah dilengkapi dengan konektor USB dan Card reader sehingga dapat digunakan langsung tanpa melalui komputer.

Kelebihan Printer Bubble Jet:

  • Stabil, respond dan suara sangat lembut
  • Dapat digunakan langsung tanpa komputer

Kekurangan Printer Bubble Jet:

  • Harganya masih mahal
  • Cartridge mahal
  • Hasil cetakan menggenang jika terkena air

Itulah jenis-jenis printer, fungsi, perbedaan serta kelebihan dan kekuranganya. Printer memang sangat penting di era modern seperti sekarang ini, apalagi di perkantoran, penggunaan printer sudah menjadi hal yang wajar.

Memiliki salah satu printer saja sudah cukup sebenarnya, karena kita bisa melakukan sharing printer agar bisa digunakan oleh banyak komputer.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here