Mengenal IP Address, IP Public, IP Local dan cara setting IP Static

Ip address merupakan singkatan dari Internet Protocol Address, yaitu sebuah deretan angka sebagai indentifikasi dari setiap perangkat komputer maupun handphone agar dapat berkomunikasi dengan perangkat lainnya.

Menurut Wikipedia IP Address adalah deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32 bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128 bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.

IPv6 merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yaitu IPv4 dengan kelebihan memiliki variasi alamat jauh lebih banyak dan tentunya performa lebih bagus dari sebelumnya

Namun dalam pengimplementasian IPv6 tidak semudah IPv4, Walaupun IPv6 memberikan jaminan keamanan lebih baik, akan tetapi tidak semua perangkat mendukung IPv6.

Ada 2 jenis pengalamatan IP Address yaitu Public dan Local(Private), Apa sih perbedaannya keduanya ?

Pengertian IP Public dan IP Local(Private)

1. IP Public

IP Public adalah IP Address yang dapat diakses langsung oleh jaringan global internet, Oleh sebab itu IP Public bersifat unik.

Pengalamatan IP Public ditetapkan oleh InterNIC dan terdiri dari beberapa buah network identifier yang dijamin unik (tidak ada dua host memiliki ataupun menggunakan alamat yang sama).

Biasanya IP Public diberikan oleh penyedia layanan internet (ISP), dapat berupa IP Statis dan Dinamis.

IP Public statis merupakan IP Address yang tidak dapat berubah, biasanya digunakan untuk alamat hosting website, layanan internet dan lain sebagainya.

Sedangkan IP Public dinamis merupakan kebalikannya, alamat nya selalu berubah-ubah. Saat terjadi disconnected atau terputus dari jaringan maka akan mendapatkan ip baru saat terhubung kembali.

Cara mengetahui alamat IP Public bisa kalian cek di whatismyip

2. IP Local (Private)

IP Local merupakan IP Address yang digunakan pada jaringan Local atau jaringan internal yang bersifat pribadi dan berada pada satu lokasi.

IP local tidak tidak dapat diakses secara langsung melalui internet karena bersifat Local Area Network(LAN). Untuk menhubungkannya ke internet memerlukan Router(NAT).

IP Local digunakan pada jaringan pribadi seperti Rumah, kantor, toko dan sekolah agar komputer satu dan yang lainnya dapat saling terhubung dan berkomunikasi.

Selain itu, Pengalamatan IP Local juga bisa digunakan untuk keperluan berbagi file dengan komputer lain, Sharing Printer, dan untuk keperluan chatting pada jaringan LAN.

Pada jaringan LAN kita bisa mengatur untuk menggunakan IP Address Static ataupun Dinamis, secara default pada sistem operasi windows sudah mensetting IP Address pada jaringan LAN dengan metode Automatic atau DHCP.

Menggunakan metode Automatic alamat IP komputer kita akan menjadi dinamis karena bisa berubah – ubah. Hal ini tidak disarankan jika kita menggunakan sharing printer ataupun file dengan komputer lainnya. Akan sangat merepotkan jika konfigurasi IP nya berubah maka kita perlu mensetting ulang.

Untuk merubahnya menjadi IP static bisa dilakukan dengan mengikuti langkah – langkah dibawah ini.

Cara setting IP Static

  1. Buka Command Prompt (CMD) dan ketikkan IPCONFIG /ALL

    Melihat IP Address melalui cmd
  2. Cari dan salin pada bagian IPv4 Address dan Default Gateway

    Melihat IP Address melalui cmd
  3. Buka Control PanelMembuka Control Panel
  4. Pilih Network dan InternetPilih netword and internet
  5. Buka Network and Sharing Center 

    Pilih netword and sharing center

  6. Pada bagian View your active network akan tampil koneksi yang terhubung dengan komputer baik itu menggunakan wireless ataupun kabel LAN.
    Contoh dibawah ini saya menggunakan Wifi maka yang tampil adalah Wireless Network Connection, Jika menggunakan kabel LAN maka yang tampil adalah Local Area Connection.Network adapter
  7. Klik Properties 

    Properties network

  8. Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) dan klik Properties 

    Setting IPv4

  9. Klik Bagian Use the folowwing IP address dan isikan data yang sudah disalin pada point nomor 1 diatas
    • Kalian bisa merubah angka keempat pada IP address sesuai dengan keinginan kalian asalkan tidak sama dengan Default Gateway nya , Contoh dibawah ini saya mengganti IP nya dari 192.168.43.101 menjadi 192.168.43.2
    • Kolom Subnet Mask akan otomatis terisi jika sudah memasukkan IP address, jika tidak isikan secara manual 255.255.255.0
    • Isikan juga Default Gateway
    • Bagian Preferred DNS Server samakan dengan Default Gateway atau bisa juga menggunakan DNS Google yaitu 8.8.4.4 

      setting ip static

  10. Setting juga IP komputer lain secara manual dan bedakan digit angka keempat, Misal pada komputer1 anda memberikan IP 192.168.43.1 maka di komputer2 isikan IP 192.168.43.2, dan komputer 3 isikan 192.168.43.3 begitu seterusnyasetting ip static
  11. Lakukan tes ping untuk memastikan koneksi antar komputer sudah benar. Caranya buka command prompt (CMD) lalu ketikan PING diikuti dengan IP addressnya, Contoh saya ingin mengecek koneksi antara komputer2 dengan komputer3 maka pada komputer2 saya melakukan ping dengan mengetikkan IP komputer3 dengan perintah “PING 192.168.43.3ping ip static
  12. Jika PING berjalan lancar dan tidak menghasilkan Request Timed Out, maka setting IP Static sudah berhasil. Sekarang IP Address komputer kalian tidak akan berubah secara otomatis.tes koneksi ip static
  13.  Lakukan uji coba koneksi internetnya dengan mengetikkan “PING google.co.id” pada command prompt.tes koneksi ip static
  14. Jika PING berjalan lancar maka setting sudah benar. Tetapi jika menghasilkan Request Timed Out berarti ada kesalahan dalam memasukkan alamat IP default gateway nya. Ubah kembali setting IP address nya menjadi automatic, ikuti caranya dibawah ini. Kemudian ulangi langkah diatas dari awal.

Cara Merubah Setting IP Automatic

Caranya hampir sama seperti membuat IP address menjadi Static, ikuti cara diatas dari point 3 sampai 8, kemudian pada properties IPv4 pilih Obtain IP address Automatically seperti gambar dibawah ini

setting ip automatic

Jika langkah nya sudah benar seperti diatas, IP address komputer kalian sudah bersifat static dan tidak akan berubah – ubah. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here